Sebagaimana yang didefinisikan oleh badan pangan dan pertanian dunia FAO (Food and Agriculture Organization), bahan aditif atau BTM (Bahan Tambahan Makanan) adalah senyawa yang dengan sengaja dimasukkan atau ditambahkan ke dalam makanan dan terlihat dalam proses pengolahan, pengemasan, dan atau penyimpanan serta bukan merupakan bahan utama. ,
antara lain:
Bahan pewarna, Pengawet, Penyedap Rasa, Anti Gumpal, Pemucat dan Pengental.
bahan aditif yang ada pada makanan harus dapat :
o Meningkatkan nilai gizi makanan
o Membuat makanan lebih menarik
o Menambah cita rasa makanan
o Membuat makanan lebih awet
biasanya bahan aditif pada makanan mempunyai beberapa kegunaan yaitu :
1. dapat mengawetkan pangan
2. dapat membentuk pangan menjadi lebih baik, renyah dan lebih enak.
3. dapat memberikan dan meningkatkan warna dan aroma lebih menarik
4. dapat menghemat biaya
Berikut adalah contoh bahan bahan aditif yang relative aman di komsumsi adalah
Asam Benzoat /Benzoic Acid Dosis 1g/kg adonan, Sodium Benzoat/Pengawet Dosis 1g/kg adonan,
Asam Propionat(Propionic Acid) Dosis 2g/kg (untuk roti), Belerang Dioksida Dosis 500mg/kg,
Ponceau 4R/Pewarna Saos Sambal Dosis 300mg/kg(makanan) & 70mg/kg(minuman), Merah
Allura/Allura Red Dosis70mg/kg (makanan) 300mg/kg(minuman, Erytrosine Dosis 300mg/kg.
bahan aditif yang terkandung dalam makanan biasnya tertera dalam kompusisi makanan tersebut
Kamis, 13 Mei 2010
Kamis, 13 Mei 2010
Bahan Aditif Pada Makanan
Sebagaimana yang didefinisikan oleh badan pangan dan pertanian dunia FAO (Food and Agriculture Organization), bahan aditif atau BTM (Bahan Tambahan Makanan) adalah senyawa yang dengan sengaja dimasukkan atau ditambahkan ke dalam makanan dan terlihat dalam proses pengolahan, pengemasan, dan atau penyimpanan serta bukan merupakan bahan utama. ,
antara lain:
Bahan pewarna, Pengawet, Penyedap Rasa, Anti Gumpal, Pemucat dan Pengental.
bahan aditif yang ada pada makanan harus dapat :
o Meningkatkan nilai gizi makanan
o Membuat makanan lebih menarik
o Menambah cita rasa makanan
o Membuat makanan lebih awet
biasanya bahan aditif pada makanan mempunyai beberapa kegunaan yaitu :
1. dapat mengawetkan pangan
2. dapat membentuk pangan menjadi lebih baik, renyah dan lebih enak.
3. dapat memberikan dan meningkatkan warna dan aroma lebih menarik
4. dapat menghemat biaya
Berikut adalah contoh bahan bahan aditif yang relative aman di komsumsi adalah
Asam Benzoat /Benzoic Acid Dosis 1g/kg adonan, Sodium Benzoat/Pengawet Dosis 1g/kg adonan,
Asam Propionat(Propionic Acid) Dosis 2g/kg (untuk roti), Belerang Dioksida Dosis 500mg/kg,
Ponceau 4R/Pewarna Saos Sambal Dosis 300mg/kg(makanan) & 70mg/kg(minuman), Merah
Allura/Allura Red Dosis70mg/kg (makanan) 300mg/kg(minuman, Erytrosine Dosis 300mg/kg.
bahan aditif yang terkandung dalam makanan biasnya tertera dalam kompusisi makanan tersebut
antara lain:
Bahan pewarna, Pengawet, Penyedap Rasa, Anti Gumpal, Pemucat dan Pengental.
bahan aditif yang ada pada makanan harus dapat :
o Meningkatkan nilai gizi makanan
o Membuat makanan lebih menarik
o Menambah cita rasa makanan
o Membuat makanan lebih awet
biasanya bahan aditif pada makanan mempunyai beberapa kegunaan yaitu :
1. dapat mengawetkan pangan
2. dapat membentuk pangan menjadi lebih baik, renyah dan lebih enak.
3. dapat memberikan dan meningkatkan warna dan aroma lebih menarik
4. dapat menghemat biaya
Berikut adalah contoh bahan bahan aditif yang relative aman di komsumsi adalah
Asam Benzoat /Benzoic Acid Dosis 1g/kg adonan, Sodium Benzoat/Pengawet Dosis 1g/kg adonan,
Asam Propionat(Propionic Acid) Dosis 2g/kg (untuk roti), Belerang Dioksida Dosis 500mg/kg,
Ponceau 4R/Pewarna Saos Sambal Dosis 300mg/kg(makanan) & 70mg/kg(minuman), Merah
Allura/Allura Red Dosis70mg/kg (makanan) 300mg/kg(minuman, Erytrosine Dosis 300mg/kg.
bahan aditif yang terkandung dalam makanan biasnya tertera dalam kompusisi makanan tersebut
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar